Raja Ampat
Kerajaan Spesies Ikan
Raja Ampat mungkin merupakan salah satu tempat menyelam paling terkenal di dunia. Ratusan pulau kecil melintasi perairan biru kehijauan dan di antaranya, terdapat beberapa terumbu terbaik di planet ini dengan segala sesuatu mulai dari pari manta berukuran besar hingga makhluk kecil.
Raja Ampat adalah negara kepulauan yang terdiri lebih dari 1.500 pulau kecil di wilayah Papua Barat di Indonesia. Namanya berarti “Empat Raja” dan raja-raja tersebut adalah 4 pulau terbesar Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Namun kepulauan ini terdiri dari ratusan pulau, banyak di antaranya tidak berpenghuni. Raja Ampat terletak tepat di tengah-tengah Segitiga Terumbu Karang. Hal ini dan letaknya yang terpencil membuat kondisi kehidupan laut menjadi luar biasa. Keanekaragaman biota laut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Kadang-kadang juga disebut “pabrik spesies” karena orang menemukan begitu banyak makhluk baru di sini. Terdapat 1.400 spesies ikan karang di sini serta 600 spesies karang keras, yang merupakan 75% dari total populasi spesies dunia. Raja Ampat juga memiliki lima dari tujuh spesies penyu dunia, 700 jenis moluska, dan 13 spesies mamalia laut. Anda dapat menemukan segalanya mulai dari kuda laut kerdil, udang mantis, hiu kecil yang berjalan hingga pari manta samudera berukuran besar, yang datang ke sini setiap tahun.
Arus terkadang cukup kuat di sini, tetapi ada juga tempat dengan air yang tenang. Hal ini menjadikan Raja Ampat cocok bagi penyelam dengan semua tingkat pengalaman.
WAKTU TERBAIK UNTUK MENYELAM DI RAJA AMPAT
Waktu terbaik untuk menyelam di Raja Ampat adalah pada bulan September hingga April ketika pari manta hadir dalam jumlah besar di tempat pembersihan. Bulan Oktober sampai April juga merupakan musim kemarau, jadi kondisinya sempurna. Pertengahan Juni hingga September, angin lebih kencang dan membuat penyelaman menjadi lebih tidak menyenangkan. Suhu udara rata-rata 31 derajat dan suhu air rata-rata 29 derajat.
TEMPAT MENYELAM TERBAIK DI RAJA AMPAT
Tanjung Kri adalah pemecah rekor. Hanya dalam satu kali penyelaman, orang menghitung 374 spesies ikan. Anda tidak dapat menemukan variasi seperti itu di tempat lain mana pun di dunia. Karang lunak dan keras yang cerah menciptakan terumbu karang yang indah di sini. Anda bisa berenang bersama gerombolan ikan bibir manis atau segerombolan ikan kaca.
Taman Melissa dekat dengan Pulau Batanta dan dapat digabungkan dengan perjalanan sehari ke sudut pandang Piaynemo yang terkenal. Ini adalah taman terumbu karang yang luas, terutama bagi pecinta makro. Nudibranch, karang lunak, serta hiu wobbegong dan hiu sirip hitam dapat terlihat di sini.
Gunung Ajaib terletak dekat dengan Pulau Misool dan merupakan tempat yang bagus untuk melihat pari manta karena ini adalah tempat pembersihan. Anda juga dapat melihat hiu, napoleon, jack, trevally, Spanish mackerel, barakuda, dan kakap di sini.
Raja Ampat tidak hanya memiliki keanekaragaman biota laut yang sangat beragam, jumlah lokasi penyelaman pun tak terhitung jumlahnya. Tempat menyelam terkenal lainnya adalah Mike's Point, Blue Magic, Lau Lau Reef, atau Fiabacat. Satu hal yang jelas, Anda tidak akan bosan dalam perjalanan liveaboard Anda.
LIVEABOARDS DI RAJA AMPAT
Dimungkinkan untuk mengunjungi Raja Ampat di Resor dengan perjalanan menyelam setiap hari. Namun, untuk melihat keragaman sesungguhnya dari kepulauan ini, penyelaman langsung (liveaboard) sejauh ini merupakan pilihan terbaik. Ada banyak sekali liveaboard yang beroperasi di area ini. Semuanya mengunjungi hotspot Raja Ampat, ditambah menggabungkan beberapa perjalanan dengan spot menyelam yang bagus di sekitarnya seperti Laut Banda, Teluk Triton atau Teluk Cenderawasih. Pilih liveaboard Anda sekarang.
